Cara Bikin Surat Resign yang Baik

Hello Sobat SinarNarasi, terkadang dalam karir kita, ada saatnya kita harus membuat keputusan sulit untuk keluar dari pekerjaan. Salah satu hal yang perlu dilakukan adalah membuat surat resign yang baik dan profesional. Meskipun terdengar mudah, membuat surat resign yang tepat adalah suatu hal yang penting, karena bisa mempengaruhi masa depan karir Anda. Di artikel ini, saya akan berbagi tips tentang cara membuat surat resign yang baik dan tepat.

1. Jangan Langsung Membuat Surat Resign

Saat Anda merasa ingin mengundurkan diri, jangan langsung membuat surat resign. Beri diri Anda waktu untuk merenung dan memikirkan keputusan ini dengan matang. Pastikan keputusan Anda sudah bulat dan tidak terburu-buru.

2. Pilih Waktu yang Tepat Untuk Mengajukan Resign

Pilih waktu yang tepat untuk mengajukan resign. Cobalah untuk menghindari waktu yang sibuk atau waktu di mana proyek penting sedang berlangsung. Anda juga harus memperhatikan waktu minimal yang diperlukan oleh perusahaan untuk menyelesaikan prosedur pemberhentian kerja.

3. Buat Surat Resign Sederhana dan Jelas

Jangan menggunakan bahasa yang terlalu formal atau terlalu santai dalam surat resign. Buatlah surat resign Anda sederhana dan jelas. Sertakan informasi seperti tanggal pengunduran diri, alasan pengunduran diri, dan ucapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh perusahaan.

4. Sertakan Alasan Pengunduran Diri

Sertakan alasan pengunduran diri Anda, namun jangan mencantumkan hal-hal negatif tentang perusahaan atau rekan kerja Anda. Bicarakan secara positif tentang alasan Anda mengundurkan diri, misalnya ingin mencari tantangan baru atau mengembangkan karir di bidang yang berbeda.

5. Hindari Menjadi Emosional

Ingatlah untuk tidak menunjukkan emosi Anda dalam surat resign. Meskipun Anda merasa tidak senang dengan perusahaan atau rekan kerja, hindari untuk menunjukkan emosi negatif dalam surat resign Anda.

6. Jangan Membahas Gaji

Tidak perlu membahas gaji dalam surat resign Anda. Bahkan jika gaji adalah alasan utama Anda untuk mengundurkan diri, jangan menyebutkannya dalam surat resign. Cobalah untuk fokus pada alasan lain yang lebih positif.

7. Beri Tahu Rekan Kerja Anda Terlebih Dahulu

Sebelum Anda mengajukan surat resign, beri tahu rekan kerja Anda terlebih dahulu. Ini akan membantu memperkuat hubungan profesional Anda dengan mereka dan memastikan mereka tidak terkejut ketika Anda benar-benar mengajukan surat resign.

8. Bertemu dengan Atasan dan Berbicara Secara Langsung

Jangan hanya mengirim surat resign via email atau pos. Cobalah untuk bertemu langsung dengan atasan Anda dan berbicara tentang keputusan Anda secara profesional. Ini akan membantu memperkuat hubungan profesional Anda dan meningkatkan peluang Anda untuk memperoleh referensi atau merekomendasikan ke depannya.

9. Tawarkan Bantuan Untuk Melakukan Transisi Kerja

Cobalah untuk menawarkan bantuan Anda untuk melakukan transisi kerja. Hal ini dapat membantu memperkuat hubungan profesional Anda dengan perusahaan dan rekan kerja Anda, serta meningkatkan peluang Anda untuk memperoleh referensi atau merekomendasikan ke depannya.

10. Berterima Kasih Atas Kesempatan Yang Diberikan

Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh perusahaan. Sertakan kalimat yang menunjukkan rasa terima kasih dan apresiasi Anda atas kesempatan yang diberikan oleh perusahaan.

11. Cek dan Edit Surat Resign Anda

Jangan lupa untuk mengecek dan mengedit surat resign Anda sebelum mengirimkannya ke atasan. Pastikan surat resign Anda bebas dari kesalahan tata bahasa atau ejaan, dan mudah dipahami.

12. Cari Tahu Prosedur dan Kebijakan Perusahaan

Sebelum mengajukan surat resign, pastikan Anda sudah memahami prosedur dan kebijakan perusahaan terkait pengunduran diri. Ini akan membantu Anda menghindari kesalahan dan mempercepat proses pemberhentian kerja.

13. Jangan Menunda Pengajuan Resign

Jika Anda sudah yakin dengan keputusan Anda untuk mengundurkan diri, jangan menunda-nunda untuk mengajukan surat resign. Hal ini akan membantu Anda dan perusahaan untuk merencanakan transisi kerja dengan lebih baik.

14. Bersiap untuk Tanya Jawab

Jangan terkejut jika atasan Anda meminta untuk melakukan tanya jawab terkait pengajuan resign Anda. Bersiaplah dengan baik untuk menjawab pertanyaan tentang alasan Anda mengundurkan diri dan rencana Anda selanjutnya.

15. Tinggalkan Pekerjaan Anda Secara Baik

Sebelum benar-benar meninggalkan pekerjaan Anda, pastikan Anda sudah menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab Anda dengan baik. Tinggalkan pekerjaan Anda dengan mulus dan secara profesional.

16. Jangan Membicarakan Pengunduran Diri Anda dengan Rekan Kerja Yang Tidak Perlu

Jangan membiarkan pengunduran diri Anda menjadi gosip di tempat kerja. Jangan membicarakannya dengan rekan kerja yang tidak perlu mengetahuinya. Sebarkan informasi tersebut hanya kepada orang yang perlu mengetahuinya.

17. Ambil Pelajaran Dari Pengalaman Anda di Perusahaan Terakhir

Jangan hanya meninggalkan perusahaan Anda begitu saja. Ambil pelajaran dari pengalaman Anda di perusahaan tersebut dan gunakan pengalaman tersebut untuk meningkatkan karir Anda di masa depan.

18. Jangan Lupakan Rekan Kerja dan Atasan Anda

Jangan lupakan rekan kerja dan atasan Anda di perusahaan tersebut. Pertahankan hubungan profesional yang baik dengan mereka, karena mereka mungkin bisa membantu Anda di masa depan.

19. Tetap Positif dan Optimis

Terakhir, tetap positif dan optimis. Pengunduran diri tidak selalu mudah, namun cobalah untuk tetap berpikir positif dan optimis tentang masa depan karir Anda.

Kesimpulan

Buatlah surat resign yang sederhana, jelas, dan profesional. Berikan alasan yang positif tentang pengunduran diri Anda, hindari menunjukkan emosi negatif, serta jangan membahas gaji. Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan atasan Anda dan tawarkan bantuan Anda untuk melakukan transisi kerja. Terakhir, tetap positif dan optimis tentang masa depan karir Anda.

Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengajukan resign. Jangan lupa untuk mempertimbangkan keputusan Anda dengan matang sebelum benar-benar mengajukan surat resign. Terima kasih telah membaca artikel ini, Sobat SinarNarasi!

Related Post