Cara Membuat Surat Pengunduran Diri dari Pekerjaan

Ada Saatnya Harus Berpisah dari Pekerjaan

Hello Sobat SinarNarasi, mungkin saat ini kamu sedang berada dalam situasi yang membuatmu harus meninggalkan pekerjaan. Entah karena alasan pribadi, kesempatan yang lebih baik, atau karena kamu tidak lagi merasa nyaman di tempat kerja tersebut. Tidak peduli apa alasanmu, kamu pasti ingin keluar dari pekerjaanmu dengan sikap yang baik dan sopan. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan membuat surat pengunduran diri yang baik dan benar. Nah, dalam artikel ini kita akan membahas cara membuat surat pengunduran diri dari pekerjaan yang baik dan santun, yuk simak!

1. Tentukan Alasanmu

Langkah pertama dalam membuat surat pengunduran diri adalah menentukan alasanmu. Meskipun kamu tidak diharuskan untuk memberikan alasan yang jelas dalam surat tersebut, tetaplah memberikan alasan yang santun dan sopan. Beberapa alasan seperti mencari pengalaman baru, kesempatan yang lebih baik, atau alasan pribadi yang merujuk pada dirimu sendiri dapat menjadi alasan yang baik. Namun, hindari memberikan alasan yang tidak benar atau mencemarkan nama baik perusahaanmu.

2. Gunakan Bahasa yang Baik dan Benar

Dalam membuat surat pengunduran diri, pastikan untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar. Hindari menggunakan bahasa yang kasar atau tidak sopan, karena hal tersebut dapat menciptakan kesan yang buruk pada perusahaanmu. Selain itu, pastikan juga untuk mengecek tata bahasa dan ejaanmu sebelum mengirimkan surat tersebut.

3. Sampaikan Terima Kasihmu

Saat mengundurkan diri dari pekerjaan, penting untuk memberikan ucapan terima kasih pada perusahaanmu. Ucapan terima kasih ini dapat berupa rasa terima kasihmu pada perusahaanmu yang telah memberikan kesempatan untuk bergabung, atau pada rekan kerjamu yang telah bekerja sama denganmu selama ini. Ucapan terima kasih ini dapat menciptakan kesan yang baik dan meninggalkan kesan yang positif pada perusahaanmu.

4. Sampaikan Tanggal Terakhirmu

Saat membuat surat pengunduran diri, pastikan untuk menyertakan tanggal terakhirmu bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini penting untuk memberikan waktu yang cukup bagi perusahaanmu untuk mencari penggantimu, dan juga untuk memastikan bahwa kamu memberikan perusahaanmu waktu yang cukup untuk menyusun rencana selanjutnya.

5. Hindari Menjatuhkan Nama Baik Perusahaan

Meskipun kamu merasa tidak nyaman atau tidak merasa cocok di tempat kerjamu, hindari untuk menjatuhkan nama baik perusahaanmu dalam surat pengunduran diri. Hindari memberikan kritik atau saran yang berlebihan pada perusahaanmu, karena hal tersebut dapat menciptakan kesan yang buruk pada perusahaanmu dan juga pada rekan kerjamu.

6. Berikan Penghargaan pada Rekan Kerjamu

Saat memberikan surat pengunduran diri, pastikan untuk memberikan penghargaan pada rekan kerjamu. Berikan penghargaan pada rekan kerjamu yang telah bekerja sama denganmu selama ini, dan berikan apresiasi pada mereka yang telah membantumu selama bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini dapat menciptakan kesan yang baik pada rekan kerjamu dan juga membantu mempererat hubunganmu dengan mereka.

7. Berikan Saran untuk Masa Depan

Dalam surat pengunduran diri, kamu juga dapat memberikan saran untuk perusahaanmu di masa depan. Saran tersebut dapat berupa saran untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan perusahaanmu, atau saran untuk meningkatkan kinerja karyawan di perusahaanmu. Hal ini dapat menciptakan kesan yang positif pada perusahaanmu dan juga membantu perusahaanmu untuk berkembang.

8. Hindari Menunda-nunda

Setelah kamu menentukan alasanmu dan mengumpulkan keberanian untuk mengundurkan diri, pastikan untuk segera membuat surat pengunduran diri. Hindari menunda-nunda pembuatan surat pengunduran diri, karena hal tersebut dapat menciptakan ketidaknyamanan pada perusahaanmu dan juga pada rekan kerjamu. Sebaiknya segera berbicara dengan atasanmu dan memberikan surat pengunduran dirimu secara resmi.

9. Berbicara dengan Atasanmu Secara Langsung

Selain membuat surat pengunduran diri, pastikan untuk berbicara dengan atasanmu secara langsung. Hal ini penting untuk memberikan waktu yang cukup bagi perusahaanmu untuk menyusun rencana selanjutnya, dan juga untuk memastikan bahwa kamu memberikan perusahaanmu waktu yang cukup untuk menyusun rencana selanjutnya. Selain itu, berbicara dengan atasanmu secara langsung juga dapat membantu menjaga hubunganmu dengan perusahaanmu.

10. Sampaikan Keputusanmu dengan Jelas

Saat berbicara dengan atasanmu, pastikan untuk menyampaikan keputusanmu dengan jelas. Jangan membiarkan atasanmu bingung atau tidak yakin dengan keputusanmu. Sampaikan keputusanmu dengan jelas dan tegas, dan pastikan untuk memberikan penjelasan yang memadai jika diperlukan.

11. Jangan Lupa untuk Mengucapkan Terima Kasih

Saat berbicara dengan atasanmu, pastikan untuk mengucapkan terima kasih pada perusahaanmu dan juga pada atasanmu. Berikan ucapan terima kasih pada perusahaanmu yang telah memberikan kesempatan untuk bergabung, dan juga pada atasanmu yang telah membimbingmu selama bekerja di perusahaan tersebut. Ucapan terima kasih ini dapat meninggalkan kesan yang positif pada perusahaanmu dan juga pada rekan kerjamu.

12. Berikan Kontribusi Selama Masa Transisi

Setelah kamu memberikan surat pengunduran diri dan berbicara dengan atasanmu secara langsung, pastikan untuk memberikan kontribusi selama masa transisi. Meskipun kamu tidak akan lagi bekerja di perusahaan tersebut, pastikan untuk membantu dalam proses transisi dan memberikan dukungan pada rekan kerjamu dan atasanmu. Hal ini dapat menciptakan kesan yang baik pada perusahaanmu dan juga pada rekan kerjamu.

13. Minta Surat Rekomendasi Jika Diperlukan

Jika kamu membutuhkan surat rekomendasi dari perusahaanmu, pastikan untuk meminta surat tersebut pada atasanmu. Jangan malu atau ragu untuk meminta surat rekomendasi, karena surat tersebut dapat membantumu dalam mencari pekerjaan baru di masa depan. Pastikan untuk memberikan informasi yang jelas dan lengkap pada atasanmu, sehingga atasanmu dapat membuat surat rekomendasi yang baik dan benar.

14. Jangan Membicarakan Keputusanmu pada Rekan Kerjamu

Setelah memberikan surat pengunduran diri dan berbicara dengan atasanmu, hindari membicarakan keputusanmu pada rekan kerjamu. Hindari membicarakan keputusanmu pada rekan kerjamu yang tidak terkait dengan keputusanmu, karena hal tersebut dapat menciptakan ketidaknyamanan pada rekan kerjamu dan juga pada perusahaanmu.

15. Berikan Penjelasan Jika Diminta

Jika rekan kerjamu atau atasanmu meminta penjelasan mengenai keputusanmu, pastikan untuk memberikan penjelasan yang jelas dan memadai. Hindari memberikan penjelasan yang berlebihan atau terlalu pribadi, karena hal tersebut dapat menciptakan kesan yang buruk pada perusahaanmu dan juga pada rekan kerjamu. Berikan penjelasan yang memadai dan jelas, dan hindari memberikan penjelasan yang tidak benar atau mengada-ada.

16. Hindari Membawa Masalah Pribadi ke Tempat Kerja

Saat berada di tempat kerja, hindari membawa masalah pribadi ke tempat kerja. Hindari membicarakan masalah pribadi dengan rekan kerjamu atau atasanmu, karena hal tersebut dapat menciptakan ketidaknyamanan pada rekan kerjamu dan juga pada perusahaanmu. Sebaiknya bicarakan masalah pribadi kamu dengan teman atau keluarga di luar tempat kerja.

17. Jangan Melupakan Peraturan Perusahaan

Meskipun kamu akan mengundurkan diri dari perusahaanmu, pastikan untuk tetap mengikuti peraturan perusahaanmu. Hindari melanggar peraturan perusahaanmu, karena hal tersebut dapat menciptakan kesan yang buruk pada perusahaanmu dan juga pada rekan kerjamu. Pastikan untuk tetap mematuhi peraturan perusahaanmu hingga tanggal terakhirmu bekerja di perusahaan tersebut.

18. Hindari Meninggalkan Pekerjaan Tanpa Pemberitahuan

Hindari meninggalkan pekerjaanmu tanpa memberikan pemberitahuan pada atasanmu atau perusahaanmu. Hal ini dapat menciptakan kesan yang buruk pada perusahaanmu dan juga pada rekan kerjamu. Sebaiknya memberikan pemberitahuan secara resmi melalui surat pengunduran diri dan juga berbicara dengan atasanmu secara langsung.

19. Berikan Saran pada Perusahaanmu Jika Diperlukan

Saat keluar dari pekerjaanmu, kamu juga dapat memberikan saran pada perusahaanmu jika diperlukan. Saran tersebut dapat berupa saran untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan perusahaanmu, atau saran untuk meningkatkan kinerja karyawan di perusahaanmu. Hal ini dapat menciptakan kesan yang positif pada perusahaanmu dan juga membantu perusahaanmu untuk berkembang.

20. Kesimpulan

Membuat surat pengunduran diri dari pekerjaan memang bukanlah hal yang mudah, namun dengan mengikuti beberapa tips di atas, kamu dapat membuat surat pengunduran diri yang baik, benar, dan sopan. Hindari memberikan alasan yang tidak benar atau mencemarkan nama baik perusahaanmu, gunakan bahasa yang baik dan benar, dan berikan ucapan terima kasih pada perusahaanmu dan rekan kerjamu. Selamat mencoba, dan semoga berhasil!